EFEKTIFKAN KOMSOS, BABINSA HADIRI BUKA PUASA BERSAMA DAN TARLING


Purwokerto Utara - Babinsa Sokanegara Koramil 01/Purwokerto Utara Serda Dariwan menghadiri Buka Puasa bersama dan Terawih keliling keluarga besar KPW Bank Indonesia Purwokerto dengan Sub BMPD jateng Banyumas, bertempat di lapangan tenis Bank BI Jln Ahmad Yani RT 03/12 Kel. Sokanegara Kec.Purwokerto Timur. Selasa (21/05/2019)
Dalam tausiah romadhon yang disampaikan oleh Ustad Drs H. Ahmad Khimi menyampaikan bahwa di bulan puasa Ramadhan 1440 H, setiap hari menjelang magrib setiap mulsim melaksanakan buka puasa dan bayak juga yang melaksanakan buka bersama (Bukber) dan malam ini kita sama sama melaksanakan Buka bersama di acara Buka bersama Bank BI Purwokerto .  
“Buka puasa bersama di bulan Ramadhan telah menjadi budaya Indonesia, semua kelompok dari lapisan masyarakat, mulai dari kelas atas, kelas menengah, dan kelas bawah, melakukan "bukber" di hotel maupun restoran sampai tiap masjid,” ujar Drs H Ahmad.
Ustad Ahmad juga menyampaikan bahwa yang sangat menarik, buka puasa bersama yang sering disingkat “bukber”, tidak hanya dihadiri dari kalangan Muslim yang berpuasa, tetapi juga yang tidak berpuasa dan bukan Muslim. 

Budaya buka puasa bersama sekaligus silaturrahim sangat baik. Setidaknya melalui medium buka puasa bersama di bulan Ramadhan mempunyai sepuluh hikmah atau manfaat.  
Pertama, menjalankan perintah silaturrahim sesuai yang tercantum di dalam Alqur’an Surat An-Nisa, ayat 1, yang artinya:
“Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”
Kedua, mendekatkan dan mengakrabkan hubungan antara satu dengan yang lain.
Ketiga, mencairkan hubungan yang tegang antara satu dengan yang lain. Karena perbedaan kepentingan terjadi perbedaan pendapat dan bahkan perselisihan. Melalui medium “bukber” bisa bertemu, hubungan menjadi cair dan baik kembali.
Keempat, membuka komunikasi dengan pihak lain, karena di dalam buka puasa bersama, tidak ada sekat atau pembatas. Semuanya bisa saling bersapa, duduk bersama sambil berbincang dan bukber.
Kelima, membangun hubungan baru dengan pihak lain yang mungkin hanya dengar, baca dan nonton di TV. Melalui bukber, bisa bertemu dan saling mengenal.
Keenam, memelihara hubungan silaturrahim antara satu dengan yang lain, karena selama sebelas bulan diluar bulan Ramadhan, tidak pernah bersilaturrahim karena kesibukan masing-masing.
Ketujuh, mempermudah rezeki. Kita sudah ketahui bahwa rezeki dari Allah, tetapi rezeki diperoleh dari interaksi dengan pihak lain, bisa melalui bisnis, pekerjaan, dan sebagainya.
Kedelapan, memperpanjang umur (usia).  Buka puasa bersama sambil bersilaturrahim, kita  bisa saling mendoakan, saling berbagi perasaan atau curhat, sehingga meredakan ketegangan psikis, karena sejenak melupakan persoalan yang dihadapi. Selain itu, bisa mendengar ceramah dari yang lebih berpengalaman dan banyak ilmu, sehingga memberi kecerahan dan harapan baru.  Dampaknya Allah memberi kesehatan pisik dan psikis, sehingga panjang umur.
Kesembilan, persatuan dan kesatuan dibangun melalui medium bukber. 
Kesepuluh, lahir ide-ide brilian melalui bukber, karena setiap bukber selalu diisi dengan ceramah dan dialog.
“Semoga kita bisa memanfaatkan momentum buka puasa bersama untuk meraih hikmah atau manfaat untuk membangun masyarakat, bangsa dan negara yang kita cintai ini,” pungkas Ustad Ahmad. (Koramil 01/Purwokerto Utara)

0 komentar: